KARATE UNAS PULANG BERGELIMANG MEDALI DARI KASAU CUP 2026

Sunyi sebelum kata pertama dibawakan, riuh setelah bendera juri terangkat — begitulah kisah tiga karateka Universitas Nasional merajut medali di KASAU Cup 2026.

Kejuaraan yang berlangsung 11-12 Juli 2026, di Jakarta International Velodrome diikuti 106 kontingen dari 16 provinsi dengan sekitar 1.800 atlet. Bukan angka kecil, jadi bisa dibayangkan seberapa ketat perebutan podiumnya.

Sejak babak penyisihan, suasana tatami sudah panas. Setiap KATA yang dibawakan dinilai lewat pengibaran bendera juri, dan setiap point — setiap kuda-kuda yang goyah sedikit — bisa membalik keadaan. Sorak supporter, arahan tajam para pelatih, dan tatapan tenang para ofisial ikut mewarnai jalannya kompetisi hingga ke babak final. Di tengah keramaian itu, tiga nama dari UNAS perlahan mencuri perhatian.

Di kelas U-21 Kata Perorangan, Nugraha Surya Kusuma (FTS/Teknik Mesin) harus melewati jalan paling panjgan dibanding rekan-rekannya. Ia membuka laga dengan KATA ANAN dan mengantongi kemenangan tipis lewat bendera 3-2, sebelum tekanan kembali menghampiri di babak kedua lewat KATA PAPUREN yang berakhir dengan stor juri sama ketatnya, 3-2. Memasuki babak ketiga, penampilannya kian matang — membawakan KATA OHAN DAI, ia tampil lebih percaya diri dan meyakinkan juri dengan bendera 4-1. Momentum itu ia bawa ke babak keempat lewat KATA UNSU, kembali menang 4-1, dan mengantarkannya menembus partai puncak. Meski laga final tak membuahkan emas, konsistensi tampil di empat babak beruntun sudah cukup mengangkat Nugraha ke podium sebagai Juara II.

Di kelas yang sama, Mohamad Alif Rafsanzani (FISIP/ILKOM) menunjukkan performa yang efisien. Babak pembuka ia lalui dengan KATA UNSU, ditutup kemenangan 4-1 yang menegaskan kesiapannya. Babak kedua menjadi puncak penampilannya — penuh kontrol diri, keseimbangan, dan powerfull — membawakan KATA GANKAKU, Namun, Lawan memang tampil nyaris sempurna, membuat skor 0-5 terlihat begitu timpang. Tapi angka itu tidak menggambarkan seberapa keras usaha yang sudah dikeluarkan. Alif tetap tampil rapi, menjaga struktur gerak dan komitmen pada teknik sampai akhir. Perunggu pun tetap diraih, dan itu jadi kontribusi yang berarti bagi tim.

Sementara itu, Fariz Aulia Azka (FTKI/SI) turun di Kelas Senior Kata Perorangan Putra, kelas dengan persaingan paling matang. Babak pertama ia lalui dengan kata Unsu dan menang tipis 3-2. Namun di babak kedua, tantangan datang lewat kata Gojushiho Dai yang menuntut presisi ekstra tinggi, dan juri pun menjatuhkan bendera 2-3 untuk lawannya, menghentikan langkah Azka di titik itu. Meski tak lolos ke final, penampilannya di dua babak cukup mengganjarnya medali perunggu.

Team Karate UNAS

Ketiganya lantas kembali bersatu di nomor KATA Beregu Putra. UNAS Membawakan kata PAPUREN secara serempak, sinkronisasi Nugraha, Alif, dan Azka diuji habis-habisan oleh lawan yang tampil lebih dominan pada babak tersebut, hingga bendera juri jatuh telak 0-5. Meski kalah di babak itu, tim tetap mengamankan medali perunggu berkat capaian yang telah mereka bukukan sebelumnya di ajang ini.

UPP Senior Kata Beregu Putra

Total satu perak dan tiga perunggu, ini menjadi bukti nyata bahwa latihan yang konsisten, disiplin, dan kekompakan tim membuahkan hasil. Prestasi dari KASAU Cup 2026 ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa UNAS lainnya untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik, sekaligus menegaskan bahwa nama Universitas Nasional layak diperhitungkan di kancah karate nasional.

Semangat dan SUKSES selalu!

Vero/Ayu

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.