
Walau dengan persiapan yang sangat pendek, namun, Suci Nur Ramadhani berhasil memukau seluruh audience yang hadir di Auditorium Universitas Nasional ….
Rabu, 11 Desember 2024 sejak pagi tampak kesibukan yang luar biasa. Maklum, hari itu ada kegiatan Seminar Pembayaran Digital 2024 yang diselenggarakan oleh Biro Administrasi Kemahasiswaan dan Alumni UNAS dengan Bank Tabungan Negara (BTN) dan Bank Indonesia (BI).
Dalam kesempatan ini, Suci Nur Ramadhani (FIKES/Keperawatan) memamerkan semangat dan budaya lokal berupa keindahan gerakan bela diri tradisional Indonesia; Pencak Silat. Pertunjukkan ini sekaligus sebagai pembuka sebelum rangkaian acara seminar dimulai.
“Aku benar-benar gugup karena waktu persiapannya hanya 3 hari, tapi aku sangat senang bisa tampil di seminar ini dan semoga semua dapat menikmati”, ujar Suci selepas pertunjukkan.
Ya … semua mengakui, betapa tidak, kepakan kipas yang sempurna disusul dengan kelincahan dalam mengayun dan menebaskan golok, menghasilkan rangkaian gerakan yang anggun dan bertenaga. Penampilan ditutup dengan tendangan kuda yang tegas dan akurat memberikan kesan akhir yang memukau.

Penampilan Suci mendapatkan apresiasi meriah dari seluruh hadirin yang hadir, termasuk para narasumber, peserta seminar, dosen, dan tamu undangan. Sorak sorai dan tepuk tangan yang menggema di auditorium menjadi bukti bahwa pertunjukan bela diri tradisional ini berhasil memukau dan memeriahkan suasana pembukaan.
Sungguh tak disangka … ternyata, sambutan audience sangat luar biasa. Gemuruh tepuk tangan bahkan suitan nyaring terdengar tak berkesudahan.
Kepala Biro Administrasi dan Alumni Universitas Nasional, Kamaruddin Salim, S.Sos. M.Si. menyampaikan bahwa ide menghadirkan atlet pencak silat UNAS dalam acara ini bertujuan untuk memperkenalkan budaya Indonesia sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan bakat dan prestasi mereka di luar bidang akademik. “Kami ingin memadukan unsur budaya dengan acara akademik agar mahasiswa tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan, tetapi juga terinspirasi untuk terus melestarikan budaya bangsa,” pungkasnya.